Kita hidup di negara tropis dimana kita mendapat sinar matahari selama 12 jam sehari hampir selama satu tahun penuh. Ini artinya kita berpotensi untuk terpapar sinar matahari hampir sepanjang tahun. Memang sinar matahari penting bagi kita namun pada kenyataannya sinar matahari cukup berbahaya bagi kesehatan kulit kita karena sinar UV atau ultraviolet dari sinar matahari dapat merusak sel-sel kulit kita sehingga bisa menyebabkan kanker kulit. Efek yang paling ringan dari paparan sinar matahari adalah membuat kulit kita lebih gelap dan bagi wanita Indonesia ini bisa menjadi mimpi buruk mengingat wanita Indonesia mendambakan kulit wajah dan tubuh yang putih bersih.
Salah satu kunci utama untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah dengan menggunakan tabir surya atau dikenal dengan nama sunblock atau sunscreen. Mengingat saat ini terdapat banyak sekali produk tabir surya yang ditawarkan di pasaran maka akan menyulitkan bagi para wanita untuk memilih produk tabir surya yang tepat bagi mereka. Berikut adalah tips sederhana dan mudah untuk memilih produk tabir surya yang tepat bagi kulit kita.
SPF
Unsur ini harus ada di setiap produk tabir surya. SPF adalah singkatan dari Sunscreen Protection Factor atau bila diterjemahkan artinya faktor pelindung dari sinar matahari. Setiap produk tabir surya biasanya menampilkan angka atau tingkatan SPF misalnya SPF 15 atau SPF 30 dan seterusnya. Ini artinya semisal para ladies memilih SPF 15 maka kulit akan terlindungi 15 kali dari daya tahan tubuh para ladies. Apabila kulit para ladies bisa bertahan 30 menit dari paparan sinar matahari lalu permukaan kulit terasa perih dan kemerah-merahan maka ketika memakai SPF 15 maka para ladies mendapatkan perlindungan selam 15 x 30 menit atau sekitar 450 menit. Perlu dicatat bahwa SPF hanya bisa menangkal efek dari UVB.
UVA dan UVB
Sinar matahari yang masuk dan diterima di bumi pada umumnya terbagi menjadi tiga kategori yaitu UV A, B dan C. Untuk sinar UV A dab B biasanya masuk sampai permukaan bumi dan sedikit tersaring oleh atmosfer bumi sedangkan UV C rata-rata gagal masuk permukaan bumi karena ditangkal oleh ozon bumi.
Organic Sunscreen
Memang sebenarnya Sunblock bisa membantu menangkal sinar matahari namun sayangnya hanya dapat menangkal sinar UV B saja. Untuk itu disarankan memakai organic sunscreen yang adalah tabir surya kimia yang dapat memberikan perlindungan lebih banyak daripada sunblock. Sunscreen ini tidak hanya dapat menyerap sinar UV B tetapi juga dapat menyerap sinar UV A yang notabene lebih berbahaya daripada UV B karena dapat menembus lapisan kulit lebih dalam sehingga dapat menyebabkan kanker.