Stretch marks sebenarnya adalah bekas luka pada kulit yang menghasilkan kulit yang agak kasar dengan sedikit semburat kasar dan warnanya agak sedikit lebih tua dari kulit Anda sendiri. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perobekkan dermis atau lapisan kulit dan seiring dengan waktu bekas luka tersebut bisa tersamarkan tapi tidak dapat menghilang seluruhnya. Pada ibu hamil, penyebab dari timbulnya stretch marks itu sendiri sebenarnya karena terjadinya peregangan pada kulit yang terjadi pada waktu yang sangat pendek. Bisa disebabkan oleh pertumbuhan atau penambahan berat, dalam hal ini karena pertumbuhan bayi dalam rahim sehingga rahim pun meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi. Biasanya stretch marks baru muncul pada bulan ke 6 atau 7 kehamilan (atau trimester ketiga) dimana kulit anda sedang mengalami pelebaran seperti karet ketika di tarik.
Stretch marks memang tidak dapat di atasi, namun dapat dicegah. Stretch mark adalah hilangnya atau menipisnya permukaan kulit sehingga terjadi cekungan-cekungan di permukaan kulit. Stretch mark terjadi ketika kulit mengalami gangguan berupa peregangan dalam waktu cepat, seperti saat hamil, perubahan dari kurus ke gemuk atau sebaliknya, Stretch mark bisa juga terjadi karena penggunaan steroid untuk pembentukan tubuh.
Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stretch marks saat masih berwarna kemerahan atau masih pada tahap awal:
Stretch marks memang sangat mengganggu penampilan. Namun, jika sudah dicegah sebelumnya, pasti kepercayaan diri tidak akan menurun drastis. Lakukan hal tersebut secara rutin untuk mencegah timbulnya stretch marks yang fatal. Dan lakukan hal ini sedini mungkin agar dapat terhindar dari stretch marks. Semoga artikel ini bermanfaat.